Senin, 27 Juli 2015

Pengobatan kanker saluran empedu



Pengobatan kanker saluran empedu dengan kemoterapi
Kemoterapi merupakan jalan yang biasa ditempuh oleh penderita kanker untuk mengobati dan menyembuhkan penyakit kanker,cara kerjanya yaitu dengan memberikan obat anti kanker yang biasasnya  melalui pembuluh darah dan lewat media minuman.  Ketika obat kanker saluran empedu telah menyebar ke seluruh tubuh manusia lewat aliran darah yang biasanya disebut pengobatan sistemik terjadilah proses perawatan penyembuhan terhadap berbagai macam jenis kanker.

Pengobatan kanker saluran empedu dengan kemoterapi dan terapi radiasi
Setelah operasi kanker saluran empedu  barulah melewati proses kemoterapi untuk mencegah kanker kembali lagi yang biasanya dengan terapi radiasi(adjuvant kemoterapi).

Lebih tepatnya bisa dikatakan kemoterapi bukan bertujuan untuk menyembuhkan dan mengobati kanker saluran empedu akan tetapi untuk mengecilkan dan memperlambat pertumbuhan jaringan tumor untuk sementara waktu.
Agar gejala kanker saluran empedu terasa ringan dan membuat penderita bertahan hidup lebih lama. anda dapat membaca penyebab kanker saluran empedu

Proses kemoterapi terjadi di antara tiga sampai empat minggu. Siapa saja bisa melakukan kemoterapi termasuk orang berusia lanjut(lansia).  Setiap kemoterapi ada jeda waktu pasien untuk beristirahat.
Efek samping  pengobatan kanker saluran empedu dengan kemoterapi.
Obat yang di masukkan kedalam tubuh selama proses kemoterapi menyerang sel-sel yang membelah dengan cepat. Itulah sebabnya obat tersebut dapat melawat sel-sel kanker. Namun sel-sel lain dalam tubuh manusia seperti misanya sumsum tulang, lapisan mulut, usus, dan juga folikel rambut juga membagi dengan cepat. Sel-sel ini juga dapat dipengaruhi oleh proses kemoterapi. 

Efek samping dari kemoterapi tergantung pada jenis dan dosis obat yang diberikan dan lamanya waktu pemberian obatnya. Efek samping lain dari kemoterapi pada kanker saluran empedu adalah rambut rontok, sariawan, nafsu makan berkurang, mual yang disertai muntah, diare, kerusakan saraf yang membuat susah menelan, mati rasa, kesemutan, kaki dan tangan terasa sakit.

Efek samping dari kemoterapi ini dapat dikurangi dan diminimalkan tapi bukan untuk selamanya yang akan hilang setelah proses pengobatan kanker saluran empedu selesai. Tentunya dokter rumah sakit lebih mengetahui secara pasti cara menghilangkan efek samping dari kemoterapi

Pengobatan kanker saluran empedu dengan terapi radiasi
Terapi radiasi menggunakan sinar berenergi tinggi atau partikel untuk menghancurkan sel-sel kanker. Radiasi dapat digunakan dalam pengaturan yang berbeda untuk mengobati kanker saluran empedu. Terapi radiasi merupakan bagian dari terapi utama untuk beberapa kanker stadium lanjut. Efek samping dari radiasi sering mulai seminggu atau 2 dalam pengobatan, dan meningkatkan setelah pengobatan selesai. untuk informasi lebih lanjut anda harus mengetahui ciri-ciri dan gejala kanker saluran empedu

0 komentar:

Posting Komentar