Senin, 10 Agustus 2015

Nyeri perut bawah saat haid normalkah?



Datang bulan sebenarnya hal normal yang biasa dialami wanita setelah masa pubertas. Berbeda halnya jika selama masa haid diiringi dengan rasa nyeri yang berlebihan.  Dalam istilah medis dan dunia kedokteran itu biasa disebut dengan Dismenore.  Ada 2 tipe dismenore ini yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder.  Yang jelas keduanya sama-sama berhubungan erat dengan nyeri saat mengalami haid(menstruasi).

Dismenore primer  adalah rasa nyeri terjadi sebelum dan selama  haid itu terjadi, akan tetapi kondisi wanita yang mengalaminya dalam keadaan sehat. dismenore sekunder terjadi pada wanita yang memiliki masa haid yang normal akan tetapi menyakitkan dan ikut mempengaruhi gangguan organ pinggul lain dan rahim

Nyeri pada perut mungkin hanya terjadi 2 sampai 3 hari terutama bagian bawah perut. Penyebabnya bisa beragam misalnya kegemukan(obesitas), wanita perokok dan mengkonsumsi minuman keras(alkohol), haid pertama pada usia yang muda sekitar 11 tahun, belum pernah hamil. Wanita yang berusia lebih dari 25 tahun kerap mengalami nyeri saat haid.

Dalam tubuh wanita terdapat suatu zat kimia yang bernama prostaglin, zat inilah yang sebenarnya menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyaman selama masa haid. Zat ini diciptakan oleh rahim tubuh dan merangsang kontradiksi otot rahim. Pada masa haid bukan hanya rasa nyeri pada perut bagian bawah akan tetapi juga mengalami sakit kepala, muntah, diare, mual,  cepat marah, emosi tinggi, badan lemah dan nyeri pada punggung belakang bagian bawah.

Nyeri perut bawah saat haid pada wanita Ciri-ciri dan gejala jika haid itu sudah parah(tidak normal) adalah Jika dalam jangka waktu 3 bulan nyeri saat haid tetap terjadi, merasakan kram dan diikuti dengan demam, mual, diare, nyeri pada pinggul, bagian belakang pinggang terasa sakit walaupun saat itu anda bukan dalam masa haid. Yang sangat kita hindari adalah infeksi pada organ pinggul jika terlambat mencegahnya dapat berakibat fatal. Menghubungi dokter adalah hal yang tepat yang harus anda lakukan. 
Untuk meringankan rasa nyeri selama masa haid sebenarnya mudah di lakukan tanpa harus ke dokter dengan syarat anda tidak memiliki gejala haid yang parah seperti saya jelaskan diatas.

Mengkonsumsi makanan bergizii
Melakukan yoga
Memijit perut pelan-pelan
Menggunakan bantal pemanas yang diletakkan di bawah pinggul
Segera mandi air hangat
Jika nyeri berlangsung menyakitkan minum obat anti inflamasi seperti ibuprofen,  obat ini baik untuk menghilangkan rasa sakitnya.
Minum vitamin dan suplemen
mengurangi pemakaian garam,kopi, dan gula untuk mencegah perut kembung
melakukan relaksasi dengan cara menaikkan kaki ke atas
berbaring dengan posisi lutut di tekuk 

Jika anda mengalami periode haid lebih dari seminggu dan terjadi pendarahan yang banyak dan setiap jam anda harus mengganti pembalut, adanya bercak darah saat hamil, bercak darah saat berhubungan intim dan setelah menopause, anda harus waspada karena itu adalah tanda gejala menorrhagia. Akibat fatal yang bisa ditimbulkan jika mengalami pendarahan terus menerus adalah anda kekurangan zat besi (anemia). Tanda-tanda lainnya yaitu tumbuh rambut pada area yang tidak seharusnya, timbulnya jerawat-jerawat baru di wajah, badan berbau tidak seperti biasanya, puting payudara terasa sakit, 

Obat-obatan penghilang rasa nyeri saat haid

Anda bisa membeli obat tanpa harus menggunakan resep dokter dapat di beli bebas di pasaran dengan berbagai macam merk yaitu obat anti inflmasi. Yang termasuk golongan obat ini yaitu ibuprofen, ketoprofen, naproxen yang berfungsi meredakan efek dari prostaglandin yang merupakan sumber dari rasa nyeri. Kandungan tersebut dapat dapat anda lihat pada kemasan obat yang dibeli. 

Yang harus anda hindari adalah obat yang terdapat kandungan aspirin di dalamnya karena dapat menyebabkan terjadinya pendarahan yang lebih parah.Waktu yang tepat untuk makan obat anti inflamasi adalah sebelum haid itu terjadi, untuk itu anda harus mengetahui siklus menstruasi atau haid anda.

Penggunaan golongan obat anti inflamasi juga tergantung kecocokan terkadang sudah minum ibuprofen masih juga tidak mempan, jadi anda bisa mencoba golongan lainnya seperti naproxen atau ketoprofen. Jadi wajar saja jika setelah minum obat masih terasa sakit karena efek yang ditimbulkan setiap golongan berbeda reaksinya pada tiap wanita.

Efek samping obat anti inflamasi saat haid

Setiap obat yang kita minum pasti memiliki efek samping begitu juga dengan obat anti inflamasi . efek samping misalnya perut menjadi keras, ginjal, lambung.
Pada kasus yang sudah tingkat parah nyeri selama haid mengharuskan operasi jika penyebab nyerinya di karenakan penyakit kista ovarium, polip, atau endometriosi, fibroid.
Mencegah nyeri saat haid
Melakukan pola hidup sehat seperti jangan minum alkohol, berhenti merokok
Hindari makanan tinggi lemak agar berat badan tetap normal
Olahraga 

Nyeri saat haid biasanya akan hilang sendiri terutama bagi wanita yang hamil pertama kali, dan wanita yang berusia sudah lanjut. Untuk pengobatan alternatif juga bisa di lakukan yaitu dengan menggunakan metode akupuntur.

0 komentar:

Posting Komentar